kampung dan kenangan

Bissimillah

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Hallo teman-teman…..😊

Eh kita ketemu lagi……πŸ˜„

Tapi izinkan aku memperkenalkan diri untuk kedua kalinya yaa……πŸ€—

Tidak apa” biar makin akrab….😁



Perkenalkan nama ku  Hamidah, aku biasa dipanggil mida. Oh ya… dipertemuan kita lalu ,aku lupa menceritakan jumlah saudaraku… maafyaa….

Aku memang terkenal sebagai anak pertama dari 5 bersaudara, tapi apakah kalian tau? Bahwa aku ini adalah anak kedua dari 6 bersaudara, aku memiliki seorang kakak perempuan, yang sekarang telah mendahului aku pulang ketempat asal kamI, yakni dia sudah pulang menghadap Allah. Dia menginggal sebelum aku dilahirkan…. Jadi aku belum sempat bertemu dengannya… dia meninggal saat berumur 6 bulan…. Itulah alasan mengapa sampai saat ini aku terkenal sebagai anak  pertama dari 5 bersaudara.

Saat ini aku tinggal di Pontianak tepatnya dijeruju, aku tinggal disebuah rumah yang  bisa diakatakan kecil,untuk ditempati 8 orang. Tapi aku sangat bersyukur sekali, disini aku tinggal dengan ayah, ibu, 2 adik perempuan dan 2 adik lelaki serta, nenekku yang sudah kuanggap sebagai ibu keduaku. Dirumah inilah aku melangsungkan  pendidikan  sejak bangku TPA hingga kuliah sampai saat ini.  Dirumah inilah aku dihujani dengan kasih sayang dan perhatian dari ibu,ayah,dan nenekku. Dari kecil aku sudah diajarkan bagaimana bersopan santun,menjaga perasaan orang lain serta bagaimana seharusnya anak perempuan bersikap,aku diajarkan  agama,akhlak,adab oleh keluarga ku. 

Memang aku lahir dipontianak, tapi apa kalian tahu……..? dimana aku mengahabiskan masa kecil serta pendidikan saat di bangku MTS? 



Baiklah untuk kalian akan aku ceritain ….



Walaupun aku dilahirkan di Pontianak, tapi aku slalu teringat dengan kampung tempat aku menghabiskan masa kecil.

 Kampungku berlokasi di kabupaten Mempawah tepatnya di Desa Peniti Luar kecamatan siantan, di Sungai keluang. Orang menyebut desa ini sebagai sungai keluang karna dulunya didesaku ini banyak sekali binatang sejenis kelelawar tapi dinamakan keluang oleh masyarakat disini. Dikampungku ini udaranya sangat segar karena disini terdapat banyak sawah, ladang dan hutan yang lebat. Rumah pendudukpun jarang…

Dikampung inilah ibuku dilahirkan dan dibesarkan. Disini memang masyarataknya jarang menempuh pendidikan hingga ke bangku kuliah, tapi aku sangat salut dan bangga dengan kampung ini, dikarenakan dikampung ini semua masyarakat mengedepankan toleransi dan solidaritas, disini semua dianggap keluarga. Uniknya lagi jika ada yang menikah, semua masyarakat disini membantu tanpa bayaran sedikitpun, mereka bekerja sama membantu satu sama lain tanpa diminta terlebih dahulu. Dikampungku ini juga terkenal aman, jika diPontianak  biasanya harus menyimpan motor dengan disimpan dirumah dan dikunci, berbeda dengan disini semua masyarakatnya hanya menyimpan motornya didepan rumah, karna disini jarang terjadi pencurian. 



Dikampungku ini banyak sekali yang menikah muda, contohnya ibuku, ia menikah saat masih berusia 18 tahun… 

Rata-rata penduduk disini beragama islam  semua, seandainya adad yang berbeda agama hanya pendatang saja.

Suasana disini pada saat pagi hari semua orang mempunyai aktivitas masing-masing, para petani pergi ke kebun atau ke sawah, bagi anak-anak yang sekolah pergi ke sekolah, dan guru-guru pergi mengajar. Jadi saat pagi hari suasana disini terasa sangat sepi. 

Dikampung inilah aku mengahabiskan masa kecil dengan indah. tidak seperti zaman sekarang yang mengahbiskan waktu dengan gadget. Dikampung ini aku bermain bersama sepupuku dan teman-teman lainnya, kami biasa bermain  mainan tradisional seperti  main masak-masakan dengan kaleng yang diberi lilin dibawahnya,congklak, getah, bahkan mandi disungai dengan pelampung yang terbuat dari ban dalam bekas. Masa itu sangatlah indah…

Jujur, akau ingin mengulang masa kecil itu, tapi tidak mungkin……

Mudah-mudahan anak-anak kita atau generasi masa depan nanti, bisa merasakan masa kecil seindah yang aku rasakan



Sekian yang aku ceritakan dalam kesepatan kali ini

Sampai berjumpa kembali yaaaa……

Semoga bermanfaat

Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Komentar